Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

PRASARAT WACANA

Prasarat Wacana Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan wacana maka, tentunya akan lebih baik jika mengetahui pula mengenai prasarat wacana. Dalam sebuah wacana pastilah ada hal-hal yang mendasari terbentuknya suatu wacana. Prasarat tersebut misalnya, kohesi, koherensi, dan topik. Ketiga bagian tersebut tidak akan terpisahkan dari terbentuknya sebuah wacana yang baik. Tulisan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai prasarat wacana. Menurut pendapat Rani (2006:88) kohesi adalah hubungan antarbagian dalam teks yang ditandai oleh penggunaan unsur bahasa. Kohesi merupakan salah satu unsur pembentuk teks yang paling penting. Karena kohesi dapat mengikat antara kalimat satu dengan kalimat yang lain. Sehingga kalimat-kalimat tersebut menjadi rangkaian kalimat yang membentuk paragraf yang padu dan saling terkait. Kohesi memiliki beberapa penanda untuk menghubungkan kalimat satu kekalimat yang lainnya. Misalnya, kata hal itu, di samping itu, akibatnya dan lain-lain yang b...

HAKIKAT WACANA DALAM LINGUISTIK

Hakikat dan Kedudukan Wacana dalam Ilmu Linguistik Manusia adalah makhluk sosial yang berbudaya. Hubungan antar manusia terjalin dengan adanya komunikasi. Manusia berkomunikasi dengan  bahasa . Orang berbahasa mengeluarkan bunyi-bunyi .  Bunyi-bunyi itu merupakan lambang  makna yang dapat dimengerti oleh penutur dan mitra tuturnya. Dengan bahasa itulah semua manusia dapat mengenal dirinya  sendiri , orang lain , dan alam sekitar nya .  Tentu bahasa tidak begitu saja muncul dengan sendirinya.   Ada ilmu yang menjadi pedoman saat mempelajari tentang bahasa. Ilmu itu adalah linguistik. Di dalam ilmu linguistik, bahasa dipelajari mulai dari unsur yang paling kecil hingga unsur yang paling besar. Sehingga dalam ilmu linguistik terdapat cabang-cabang ilmu seperti, fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Cabang-cabang ilmu linguistik tersebut mengkaji mengenai proses pembentukan sebuah kalimat yang diawali dari unsur terkecil yaitu fonem hingga unsur ...